Tuesday, April 23, 2019

Cicak vs laba-laba

RALETSIA
PT RAJA WALET INDONESIA


*Siapa yang tidak tahu dengan cicak?*

*Siapa juga yang tak kenal laba-laba?*

Tapi tahukah Anda hanya sedikit manusia yang belajar dari cicak dan laba-laba. Banyak yang tidak menyadari bahwa dari kehidupan cicak dan laba kita bisa banyak belajar dari kisahnya.

Cicak dan laba-laba adalah hewan yang pendek, dan makanannya bisa terbang. Tapi cicak dan laba-laba tidak putus asa dan tetap berusaha untuk mendapatkan makanannya.

*PERBEDAAN* antara cicak dan laba-laba terlihat saat kedua hewan ini mencari mangsa.
Hasil usaha cicak bisa langsung terlihat setiap kali beraksi. Akan tetapi cicak harus tetap bekerja untuk bertahan hidup, karena mangsa yang didapat tidak dapat disimpan dan langsung disantap. *Ketika tidur cicak menjadi tidak produktif* karena untuk mendapatkan mangsa cicak *harus bekerja.*

Kemampuan cicak dalam menangkap mangsa pun terbatas. Walau ada puluhan nyamuk dihadapannya, cicak *hanya bisa menangkap satu* dan melupakan yang lainnya. Jangkauan tangkapannya pun terbatas, karena hanya mengandalkan mulutnya saja tanpa bantuan alat lain. Dan jika cicak mati, ia tidak bisa mewariskan apa-apa kepada anaknya, karena cicak menghasilkan saat bekerja.

*Sekarang perhatikan laba-laba.*
 Laba-laba memerlukan waktu yang *cukup lama untuk tahu hasil kerjanya*. Karena laba-laba harus membuat *jarring* terlebih dahulu, dan harus menunggu apakah jaringnya menghasilkan tangkapan atau tidak. *Tetapi jika jaringnya telah terbentuk, laba-laba tak perlu bekerja lagi.*
 Walau bersantai, laba-laba bisa mendapat penghasilan setiap ada serangga yang terjerat dalam jaringnya.

Ketika tidurpun laba-laba tetap produktif karena laba-laba mendapat penghasilan dari jaringnya. Selama jaringnya tidak rusak, maka selama itu pula ia bisa mendapat mangsa. Karena menggunakan alat bantu jaring, laba-laba bisa mendapat lebih dari satu mangsa disaat yang bersamaan. Jangkauan tangkapannya pun jauh lebih luas dari cicak. *Jangkauan laba-laba terbentang sepanjang jarring yang dibuatnya.* Bahkan laba-laba bisa membuat lebih dari satu jarring di tempat terpisah untuk menambah penghasilannya. Dan ketika laba-laba mati, *ia masih bisa mewariskan ke anaknya berupa jaring,* jika tidak rusak dan juga hasil tangkapan yang disimpan.

Tahukah Anda kisah cicak dan laba-laba tersebut sama halnya dengan pekerjaan manusia. *Cicak* menggambarkan orang-orang yang masuk dalam kelompok *pekerja keras,* yang diantaranya employee dan self-employee.

Sedangkan *laba-laba* menggambarkan orang-orang yang masuk dalam kelompok *pekerja cerdas*
, yang di antaranya *business owner (pengusaha) dan pebisnis MLM*.

Itulah mengapa kita harus berprinsip mencari penghasilan secara cerdas seperti laba-laba bukan seperti cicak. Mudah-mudahan tulisan sederhana ini bisa menginspirasi anda semua untuk berprinsip sama seperti laba-laba,

By affan
MEMBER resmi RALETSIA
085786655443
SALAM SATU DALAM GENGGAMAN
Kunjungi website sales page RALETSIA di
https://sabunwaletajaib.blogspot.com

No comments:

Post a Comment